Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Keselamatan

Mengelola resiko keselamatan radiografi

Keselamatan dalam Radiografi: Pentingnya Pengelolaan Risiko Radiasi Radiografi adalah salah satu teknik pencitraan medis yang paling umum digunakan, baik untuk tujuan diagnostik maupun terapeutik. Dalam prosedur radiografi, sinar-X digunakan untuk menghasilkan gambar dari struktur dalam tubuh, yang sangat membantu dalam diagnosis berbagai kondisi medis. Namun, karena radiasi sinar-X memiliki potensi untuk merusak sel-sel tubuh dan menyebabkan efek kesehatan yang merugikan, keselamatan radiasi menjadi hal yang sangat penting. Oleh karena itu, penting untuk memahami langkah-langkah perlindungan yang diperlukan dalam melakukan prosedur radiografi, baik untuk pasien, tenaga medis, maupun lingkungan sekitar. 1. Prinsip Dasar Keselamatan Radiasi Keselamatan dalam radiografi berlandaskan pada beberapa prinsip dasar yang diakui secara internasional dan diterapkan oleh berbagai badan pengatur seperti Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dan International Commission on Radiological Protecti...

Mengenal ISO 45001:2018

Apa Itu ISO ISO bukan singkatan, pada awalnya, singkatan dari nama lembaga tersebut adalah IOS dalam bahasa Inggris (International Organization for Standardization) atau OIN dalam bahasa Perancis (Organisation internationale de normalisation) sebelum akhirnya ditetapkan menggunakan nama ISO, diambil dari bahasa Yunani ISOS yang berarti sama. Pengertian ISO 45001 ISO 45001 adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yaitu sistem manajemen, untuk memungkinkan suatu organisasi untuk secara proaktif meningkatkan kinerja dalam mencegah kecelakaan kerja dan PAK. Diakhir tahun 2018, ISO telah mempublikasikan standar internasional ISO 45001:2018 tentang “Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehtan Kerja-Persyaratan dengan Pedoman Penggunaan” yang kemudian diadopsi BSN menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan nama SNI ISO 45001:2018. Penerapan dan sertifikasi standar ini merupakan Langkah yang tepat jika suatu perusahaan ingin mendapa...

Sudahkah Kalian Mengetahui LOTO

Sebelum memahami LOTO mari kita mengenal sumber bahaya terlebih dahulu. Sumber bahaya dapat bersumber dari berbagai aspek seperti listrik, energi kinetik/ mekanis yang dihasilkan oleh gerak seperti roda gaya atau roda yang berputar, ada juga energi potensial dan steam atau uap yang bertekanan, ada juga mesin atau peralatan yang menggunakan kekuatan cairan untuk menghasilkan kerja, selain itu dapat juga bersumber dari mesin atau peralatan yang menggunakan gas/ udara bertekanan untuk menghasilkan kerja lalu gas dan bahan kimia berbahaya (bertekanan). Apa itu LOTO Mulai dari menciptakan lingkungan kerja yang selamat dengan menghilangkan sama sekali bahaya, dan selalu melakukan praktek kerja yang selamat jangan lupa unuk menambahkan LOCK OUT dan TAGOUT Lock Out Tag Out merupakan sistem pengamanan dalam bekerja dengan mematikan sumber energi, menguncinya (Lock) dan memberikan tanda (Tag).  BACA JUGA Mengetahui jenis, fungsi dan cara pemakaian APAR Pengertian, Jenis dan Cara pelaksanaan ...

7 Tips Membangun Budaya Keselamatan Di Lingkungan Kerja

Budaya keselamatan sebagai interelasi dari 3 komponen, yakni phsycological (person), behavioral (job) dan sistem (organization). Maknanya, ada tiga factor pembentuk budaya keselamatan, yakni karyawan, tugas dan organisasi. Harus dipahami, budaya keselamatan atau safety culture tidak dapat dibuat oleh satu pribadi, tapi harus mengikutsertakan semuanya orang yang berada di dalam perusahaan atau organisasi. Budaya keselamatan harus dikerjakan oleh semua sumber daya yang ada, pada semua jenjang dan bukan hanya berlaku untuk karyawan saja. Menurut Occupational Safety and Health Administration (OSHA), budaya keselamatan dibuat atas loyalitas bersama, mekanisme management keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang oke, dan pemahaman bersama yang mengutamakan keutamaan K3, hingga membuat rutinitas keselamatan kerja yang berkaitan. Manfaat budaya keselamatan pada tempat kerja: Meminimalisir peluang kecelakaan karena kekeliruan/ kelengahan yang sudah dilakukan pribadi Tingkatkan kesadaran akan ba...

Mengetahui Jenis, Fungsi, Cara Penggunaan dan Perawatan APAR

Alat Pemadam Api Ringan atau yang biasa kita sebut APAR adalah alat yang digunakan untuk memadamkan api atau mengendalikan kebakaran kecil. Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada umumnya berbentuk tabung yang diisikan dengan bahan pemadam api yang bertekanan tinggi. Dari segi aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), APAR merupakan peralatan wajib yang harus dilengkapi oleh setiap perusahaan dalam mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan pekerja dan aset perusahaan. Sebagai petugas HSE sangat penting untuk mengetahui APAR dengan detail. Jenis dan Fungsi APAR (Alat Pemadam Api Ringan) Berdasarkan bahan pemadam api yang digunakan, APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dapat digolongkan menjadi beberapa jenis. Terdapat 4 jenis APAR yang paling umum digunakan, yaitu : Alat Pemadam Api (APAR) Air / Water APAR jenis ini berisi air. APAR Air ini merupakan jenis APAR yang paling Ekonomis dan cocok untuk memadamkan api yang disebabkan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti kerta...

Pengertian, Jenis dan pelaksanaan Inspeksi K3

Inspeksi K3 merupakan salah satu program keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja untuk megurangi potensi bahaya dan meminimalisir resiko yang terjadi, berikut adalah ulasan mengenai inspeksi K3. PENGERTIAN INSPEKSI K3 Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia secara terminologi bahwa inspeksi adalah pemeriksaan dengan seksama; pemeriksaan secara langsung tentang pelaksanaan peraturan, tugas. Inspeksi K3 adalah suatu upaya untuk memeriksa atau mendeteksi semua faktor (peralatan, proses kerja, material, area kerja, prosedur) yang berpotensi menimbulkan cedera atau PAK, sehingga kecelakaan kerja ataupun kerugian dapat dicegah atau diminimalkan. TUJUAN INSPEKSI K3 Memeriksa apakah pelaksanaan program K3 atau standar K3 sudah berjalan efektif atau belum. Mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang pekerjaan dan tugas. Mengidentifikasi bahaya yang ada di area kerja dan bahaya tersembunyi. Menemukan penyebab bahaya. Merekomendasikan tindakan perbaikan untuk mengendalikan bahaya. Memantau langk...

Tips Mengurangi Hipertensi

Hipertensi alias tekanan darah tinggi dijuluki pembunuh diam (the silent killer). "Kehadirannya" sering tanpa gejala. Pengidap tidak selalu gampang marah-marah atau sering pusing seperti pusing seperti yang selama ini dimitoskan. Kita baru mengetahui mengidap hipertensi setelah memeriksakan tekanan darah. Penderita yang datang ke dokter umumnya sudah parah, karena tidak tahu dirinya mengidap hipertensi. Jadi, sangat penting memeriksakan tekanan darah secara berkala. Tekanan darah 140/90 mm Hg (sistolik/diastolik) mm Hg atau lebih, menandakan kita mengidap hipertensi. Tekanan darah yang sehat adalah 120/80 mm Hg . Jika tekanan darah antara 120/80 mm Hg dan 139/89 mm Hg, beresiko dua kali lipat berkembang menjadi hipertensi. Nah, berikut anjuran ringkas menangkal dan meredakan hipertensi. 1. BUAH SEGAR Santap buah segar 20-30 menit sebelum makan Kunyah buah secara perlahan. Minum jus buah perlahan, seteguk demi seteguk, tidak dihabiskan sekaligus. Buah banyak mengand...

Tips Keselamatan dalam Berkendara

Pernahkan anda mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan saat mengendarai sepeda motor, naik bus, mobil, kereta api, dan lain sebagainya ? Satu hal yang  akan selalu kita ingat adalah bagaimana kita bisa lolos dari peristiwa maut itu, kita sangat beruntung masih sehat sampai detik ini.  Data kecelakaan lalu lintas tahun 2006 yang menimpa karyawan kita sebanyak 8 kejadian dengan lost working hours 520 atau 65 hari. Berikut ini tips aman berkendaraan : 1.  Kondisi Pengendara Jangan mengendarai kendaraan saat kondisi badan kurang sehat. Pastikan tidak sedang mengantuk, sakit atau mabuk. Jika kondisinya mengantuk lebih baik istirahat dulu. Berkonsentrasi saat berkendaraan. Patuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada. BACA JUGA 5 Makanan tidak populer bermanfaat tinggi Tips mengurangi bahaya ozon Tips mengurangi hipertensi 2. Kondisi Kendaraan Periksa dengan seksama sebelum ada berkendaraan  Oli mesin : Check isi pada level yg ditetapkan Rear & Front brake/re...

OFFICE ERGONOMI

Ergonomi berasal dari kata Yunani, Ergos berarti kerja dan Nomos yang berarti aturan. Jadi ergonomi adalah suatu aturan atau norma yang terdapat dalam sistem kerja. Ergonomi diperlukan karena setiap aktivitas atau pekerjaan yang tidak dilakukan secara ergonomi akan berakibat tidak nyaman, biaya operasional tinggi, kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja meningkat. Akibatnya perfomansi  kerja menurun sehingga menyebabkan penurunan efisiensi dan daya kerja. Manajemen ergonomi dapat diterapkan pada perkantoran untuk mencegah terjadinya berbagai keluhan kesehatan. Keluhan-keluhan yang sering muncul berkaitan dengan posisi kerja di kantor yang tidak ergonomi antara lain : Sakit kepala Mata kering dan terasa pegal ( Dry eyes, asthenopia ) Nyeri leher,  neck stiffnes Spasme otot bahu,  frozen shoulder Carpal Tunnel Syndrome;  kesemutan, baal atau nyeri pada pergelangan tangan sampai dengan jari-jari tangan Sakit pinggang dan punggung bawah;  Low back pain Panduan ...

Fatigue / Kelelahan dalam bekerja

Setiap manusia memiliki keterbatasan kinerja antara otot dan otak, sehingga kita selalu merasa lelah. Fatigue/kelelahan dapat didefinisikan kesulitan di dalam melaksanakan aktivitas baik secara fisik maupun mental. Kelelahan sisa yang tidak terbuang dan masih tersimpan pada hari kerja berikutnya, berarti menumpuk risiko. Untuk itu, sebelum pekerjaan dimulai kita melakukan self-check ” I.M.S.A.F.E” (baca ayem sef) I = Illness (sakit) ”Apakah saya merasakan adanya gejala tidak sehat sebelum berangkat bekerja?” M = Medication (obat) ”Apakah saya telah mengkonsumsi obat secara berlebih atau terlarang?” S = Stress ”Apakah ada perasaan kalut, khawatir tentang pekerjaan, keuangan atau keluarga?” A = Alcohol ”Apakah saya telah minum alkohol sejak 24jam terakhir sebelum kerja?” F = Fatigue ”Apakah saya telah mendapatkan istrahat (tidur) yang cukup tadi malam?” E = Eating ”Apakah saya sudah makan menu yang bergizi dan minum air yang segar yang cukup?” Kelelahan yang d...